RIAU, ROKAN HILIR - Dalam rangka milad Ikarohil Gubri hadir di Duri Bengkalis utk meresmikan Gerai UMKM Ikarohil, dalam hal ini juga hadir Bupati Bengkalis Amril Mukminin serta Bupati Rokan Hilir Suyatno, Anggota DPRD Bengkalis dan Anggota DPRD Rohil.

Dalam sambutan Ketua Ikarohil Duri Sanusi, SH, MH Louncing gerai UMKM Ikarohil dikota Duri akan menjual berbagai jenis makanan khas Daerah dan sovernir Daerah, yang mana sebelumnya juga sudah berjalan Usaha dalam bidang Pendidikan, diharapkan dengan kehadiran Gubernur dan Bupati bisa meningkatkan semangat dan motivasi ikarohil dapat berkembang dan Maju dalam menjalankan UMKM ini kedepannya.

Bupati Bengkalis Amril Mukminin dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kedatangan Gubernur Riau dan Bupati Rohil agar bisa menjadi Apresiasi dan Spirit bagi seluruh masyarakat Bengkalis pada umumnya. 

Pada kesempatan ini Bupati Rohil Suyatno juga menyampaikan pesannya kepada Ikarohil agar dalam melaksanakan UMKM ini perlu pengetahuan dan skill dalam bidang Usaha agar berkembang dan yang Paling Utama adalah Modal untuk Usaha yang bisa didapatkankan dari kekompakan anggota Ikarohil dan Suport dari pemerintah daerah, dengan ini Bupati Suyatno memberikan bantuan modal sebesar Rp. 20 juta, yang mana sebelumnya Bupati Bengkalis juga telah memberikan Bantuan kepada Ikarohil Rp. 15 juta.

Gubernur Riau dalam pidatonya menyampaikan Duri sebagai kota yang maju yang menjadi tujuan masyarakat yang memgakibatkan jalan menuju duri sangat banyak dilalui kendaraan membuat jarak tempuh dari pekanbaru duri agak lama karena jalan raya yang padat

Tapi Insya Allah 2019 tol Pekanbaru Dumai selesai dan dimana Duri menjadi Kota Transit yang ramai dilalui masyarakat.

Gubernur Riau sangat mendukung UMKM paguyuban ini dengan memberi bantuan dan dukungan yang kuat dari Pemerintah Provinsi Riau bagi UMKM yang ada didaerah ini sehingga dapat menigkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Pada kesempatan yang sama Gubernur juga memberikan bantuan kepada Ikarohil sebesar 25 juta rupiah.(adv-riau08)

RIAU, KAMPAR - Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman bersama Dirjend Perkebunan Kementerian Pertanian Bambang, tanam jagung secara serentak di Desa Bina Baru Kecamatan Kampar Kiri Tengah Kabupaten Kampar. 

Penanaman jagung seluas 10 hektar di Provinsi Riau tersebut merupakan tanaman yang sengaja diintegrasikan dengan tanaman perkebunan, guna mewujudkan swasembada pangan mandiri pangan.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Riau
"Mudah-mudahan tanaman ini bermanfaat ditengah harga sawit yang masih belum mengembirakan. Tanaman jagung ini juga diharapkan menjadi alternatif dalam memanfaatkan lahan perkebunan," kata Andi Rachman (sapaan akrab Gubri), Rabu (26/4/17). 

Selain itu, orang nomor satu di Riau ini juga memanfaatkan pertemuan tersebut dengan warga untuk mendengarkan keluhan. Seperti hal harga sawit yang saat ini tak bisa dihandalkan. Lebih parah lagi harga karet.

Hadir juga pada acara penanaman jagung serentak ini, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kampar Syahrial Abdi. Kapolda Riau Brigjend Pol Irjenad Zulkarnain dan Danrem 031/WB Brigjend TNI Abdul Karim sama-sama diwakili. 

Kemudian Ketua Penggerak PKK Provinsi Riau Sisilita, Bupati dan Wakil Bupati Kampar terpilih Aziz Zainal dan Catur Sugeng Prasetyo, Kepala Dinas Perkebunan dan Tanaman Pangan dan Hortikultura Ferry Hc serta berbagai undangan lainnya. 

Selain menanam jagung, pada kesempatan ini, Ketua Penggerak PKK Provinsi Riau Sisilita juga menyerahkan sejumlah tanaman cabe kepada masyarakat. Tanaman yang menjadi kebutuhan rumah tangga ini diharapkan terus dapat dikembangkan lebih banyak agar dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga.(ria*04)

RIAU, INDRAGIRI HULU - Usai menjadi inspektur upacara (Irup), Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman memberikan suprais untuk kepada Bupati Indragiri Hulu Yopi Arianto yang hari ini sedang berulang tahun ke 37. 

Tidak hanya sekedar mengucapkan, orang nomor satu di Riau ini juga langsung memberikan ucapan selamat yang langsung disaksikan ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Inhu yang hadir disertai dengan aplus. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Riau
"Hari ini tentunya hari spesial untuk pak Yopi karena bersamaan dengan hari ulang tahunnya ke 37," kata Andi Rachman (sapaan akrab Gubri), Senin (10/4/17). 

Yopi yang berada dibarisan para jajaran pemerintahan di Pemkab Inhu, didampingi Wakil Bupati Khairizal diminta Andi untuk menaiki mimbar bersamanya lalu mendapatkan selamat. 

Sementara Yopi sendiri menyatakan rasa harunya atas ucapan selamat ulang tahun yang langsung diberikan dari seorang gubernur. 

Selain itu, Yopi juga mengapresiasi atas kehadiran Andi Rachman. Dimana menurutnya, baru ada kali ini Gubernur Riau yang memberikan arahan pada upacara. Hal ini tentu akan memberikan spirit kepDa ASN di lingkungan Pemkab Inhu.(ria*04)

RIAU, PEKANBARU - Gubernur Riau Arsyadjuliandi teken memorandum of understanding (MoU) bersama Kementerian Perhubungan, terkait pengembangan sumber daya manusia bidang transportasi di Riau. Dari Kementerian Perhubungan sendiri diwakili Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan Wahju Satrio Utomo. Kemudian disaksikan juga oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Riau Arlizman Agus. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Riau
"Isi dari MoU ini, pengembangan SDM bidang transportasi di provinsi Riau yang merupakan bagian pengembangan SDM transportasi nasional," kata Arlizman Agus, di kediaman Gubernur Riau di jalan Sisingamingaraja, Rabu (29/3/17).

Diharapkan melalui MoU itu, Pemprov Riau nantinya bisa mengirimkan SDM untuk dilatih baik dari sektor udara, laut dan dan perkereta apian (darat). 

"Untuk sektor laut kebetulan kitakan juga berada di daerah maritim," ungkap Arlizman. 

Selain itu, melalui MoU itu juga akan ada kegiatan yang berdifat pengembangan SDM lainnya baik itu yang didanai APBN yang ada di Kemenhub termasuk juga nanti akan dimintakan kegiatan-kegiatan yang dibiayai APBD.

"Nanti setelah MoU ini akan ditindaklanjuti perjanjian sifatnya tekhnis. Anatar SKPD dan sekolah lembaga diklat yang dimiliki perusahaan," papar Arlizman.(ria*03)

RIAU, KAMPAR - Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pengembangan Wisata Alam Desa Buluh Cina, Kampar.

Menurut pria yang akrab disapa Andi Rachman itu, Wisata Alam Desa Buluh Cina akan menjadi salah satu destinasi yang bakal ramai dikunjungi wisatawan. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Riau
"Kita sebenarnya punya banyak destinasi. Salah satunya Wisata Alam Desa Buluh Cina ini," ucap Gubri.

Gubri berterima kasih kepada BKSDA Kementerian LHK yang ikut mengembangkan Wisata Alam Desa Buluh Cina.

"Nanti akan ada multiplier effect bagi ekonomi masyarakat. Banyak orang datang, mereka perlu makan, tempat tinggal dan lainnya. Dengan sendirinya ekonomi masyarakat akan berkembang," ucap Gubri.

Pada kesempatan itu, juga dilakukan pelepasan satu ekor elang dan 50 ekor kura-kura oleh Gubri. (ria*02)

RIAU, PEKANBARU - Kementerian Pariwisata RI janji akan menjadikan destinasi wisata Bono yang ada di Teluk Meranti, Pelalawan menjadi kawasan ekonomi khusus. Keunikan ombak Bono yang belum tentu dimiliki daerah lainnya dipandang menjadi satu potensi dikembangkan untuk bersaing dengan daerah pariwisata lainnya mau pun ditingkat dunia. 

Demikian dikatakan Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman pada acara rapat konsultasi publik sebagai bahan masukan untuk Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau 2018 mendatang di Hotel Arya Duta Hotel, Senin (27/2/17). 

"Menteri Pariwisata sudah janji akan segera mengeluarkan surat keputusan kawasan wisata Bono menjadi ekonomi khusus," kata Gubri.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Riau
Hal ini juga ditandai dengan mulai diliriknya destinasi wisata Bono oleh masyarakat termasuk para turis manca negara. 

Meski disadari belum maksimal penangannya, namun setidaknya hal itu terus diupayakan untuk menjadikan satu destinasi yang dikenal hingga mampu menjadi sumber pendapatan. Baik oleh masyarakat mau pun daerah. 

"Saat ini sudah ada 80 anak-anak sudah bisa bermain surfing. Ini tentunya mendadakan ombak bono mulai digemari. Dan ini tentunya juga bisa jadi atlet handalan Riau ke depan dalam even-even tertentu," ujar Andi. Selain Bono, sejumlah destinasi wisata lainnya juga juga tetap menjadi perhatian Pemprov Riau. Baik itu yang bersifat wisata alam, religi mau pun pariwisata berbasis budaya. 

"Kita tak bermimpi pariwisata kita seperti di Bali, tapi bagaimana memanfaatkan alam atau potensi lainnya bisa termanfaatkan dengan maksimal dan bisa memberi manfaatkan baik masyarakat dan daerah. Minimal inilah dulu target yang kita harapkan," papar Andi (sapaan akrab Gubri).

Hadir pada kesempatan Ketua DPRD Riau Septina Primawati, Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi, Kepala Bappeda Riau Rahmad Rahim. Selain itu ada juga dua mantan Sekdaprov Riau Emrizal Pakis dan M Yafiz. Kemudian mantan Rektor Universitas Riau Prof Dr Mukhtar Ahmad, Azlaini Agus serta sejumlah anggota DPRD Riau.(ria*02)

RIAU, KEPULAUAN MERANTI - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Riau bekerjasama dengan Disperindag Kabuoaten Meranti menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Industri Se-Provinsi Riau Tahun 2017, bertempat di Hotel Grand Meranti, Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti, kamis (16/2). 

Rakornis yang mengambil tema tingkatkan daya saing industri dan potensi keunggulan daerah dalam rangka mendukung pariwisata Riau menyapa dunia ini dibuka langsung oleh Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Riau
Selain dihadiri perwakilan bidang perindustrian 12 Kabupaten/ kota se propinsi Riau, Rakornis ini juga dihadiri Asisten II Setdaprov Riau, Masperi, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Riau, Muhammad Firdaus, Kepala BPBD Riau, Edward Sanger, Kepala BMKG Riau, Sugarin, dan Kepala BKSDA Riau 

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Riau, Muhammad Firdaus mengatakan Rakornis ini dilakukan bergiliran disetiap kabupaten/ kota dalam rangka mengenal potensi daerah dan menyamakan persepsi dan mengsingkronkan program kegiatan pembangunan industri dan perdagangan untuk tahun 2017 antara dinas perindustrian dan perdagangan provinsi riau dengan kabupaten/kota se-provinsi Riau yang disesuaikan dengan kondisi dan situasi serta kebutuan daerah masing-masing sesuai dengan rencana strategis yang telah ditetapkan. 

"Mengingat sektor industri dan perdagangan merupakan salah satu sektor pendukung percepatan pembangunan daerah, khususnya pembangunan ekonomi, maka secara bersama-sama perlu menyusun program-program prioritas pembangunan tahun 2017 yang bersinergi antara provinsi dengan kabupaten/kota melalui rapat koordinasi teknis yang diselenggarakan hari ini," kata Firdaus. 

Sementara itu, Wakil bupati Kepulauan Meranti, Drs H Said Hasyim mengatakan Rakornis yang dilaksanakan sangat penting, mengingat potensi di Meranti sangat banyak dan perlu dikembangkan. 

"Di Meranti sendiri sangat banyak potensi industri yang banyak dan belum terkembangkan dengan baik, maka dari itu dengan Rakornis yang dilakukan diharapalkan bisa mengangkat potensi itu. Salah satu industri yang saat ini menjanjikan adalah sagu. Dimana sagu bisa dikembangkan menjadi bermacam produk yang menopang kehidupan dan membantu perekonomian masyarakat Wakil bupati juga mengatakan bahwa untuk saat ini potensi sagu yang sangat banyak juga belum bisa mengangkat ke tingkat yang lebih baik, dikarenakan potensi sagu yang ada belum terkelola dengan baik. 

"Saat ini bisa dikatakan kita menjadi buruh di tanah sendiri, mengapa demikian, karena potensi sagu yang sangat banyak belum bisa dikembangkan dengan baik, kita hanya bisa menjadi produksi, sementara sagu yang dikirim ke Pulau Jawa di olah bermacam produk disana," kata Said. 

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman dalam sambutannya mengatakan, dirinya meminta kepada dinas terkait untuk mengeroyok dunia pariwisata untuk mendukung misi Propinsi Riau dalam meningkatkan porsi APBD. 

"Saya minta kepada dinas di kabupaten/ kota untuk mengeroyok pariwisata sebagai salah satu sektor pendukung dalam meningkatkan porsi APBD. Saya telah mencanangkan pariwisata berbasis budaya, untuk mendukung itu kita telah menggelontorkan Rp846 milyar. Harus diketahui turunan pariwisata itu banyak dan ini sangat potensial untuk dikembangkan. Di Meranti sendiri sangat banyak potensi wisata yang mendunia seperti Festival Cian Cui dan Pesta Sungai Bokor dan itu perlu kita kembangkan," kata Gubri. 

Gubri juga mengatakan bahwa Propinsi Riau tidak lagi harus bergantung kepada potensi Migas yang selama ini menjadi andalan, namun harus dicari sektor baru yang lebih menjanjikan. 

"Pertumbuhan ekonomi Riau terus merangkak dan tidak naik, kita harus membuka sektor lain yang mendukung postur APBD, selama ini Riau terlalu terlena dengan sektor Migas.Masalah perkebunan dan Migas jangan terlalu sibuk kita pikirkan, saatnya kita beralih ke sektor pariwisata, kedepannya kita menargetkan kunjungan wisatawan ke Riau sebanyak 20 ribu wisatawan dengan visa sebesar 20 ribu US dollar," ungkap Andi.(ria*02)
Powered by Blogger.