RIAU, PEKANBARU - Hasil duduk satu meja yang dilangsungkan di ruang Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, telah memutuskan bahwa panitia pelaksana penetapan groundbreaking atau peletakan baru pertama, pembangunan tol Pekanbaru-Dumai sudah disiapkan.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Pekanbaru
Plt Gubri Arsyadjuliandi Rachman mengatakan pertemuan yang menghadirkan pihak PT Utama Karya, Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru, serta pihak terkait lainnya itu juga menyepakati bahwa ada alternatif lain yang harus diambil, dalam rangka antisipasi terhadap rencana sebelumnya, jika gagal.

"Jadi, kami juga telah menetapkan beberapaalternatif untuk pelaksanaan peresmian pintu masuk tol itu," katanya.

Dia menambahkan, persoalan pintu masuk tol di wilayah Muara Fajar, yang sebelumnya menjadi tanggungjawab Pemko Pekanbaru, juga sudah diatasi.

Jarak jalan sepanjang 1,5 kilometer yang sebelumnya dianggap tidak memenuhi standar kelayakan untuk dilewati oleh Presiden RI, diminta untuk terlebih dahulu diselesaikan oleh Pemko Pekanbaru.

"Kalau misalnya itu juga tidak selesai karena hujan, misalnya, karena faktor alam, alternatif lain yakni tempat setelah kantor lurah Muara Fajar juga bisa dijadikan sebagai jalan alternatif untuk masuk," ujar Andi Rachman.

Kondisi jalan itu, dia menyebutkan tergolong layak untuk dilewati. Hanya saja dia meminta jalan tersebut harus dilakukan pembersihan lebih lanjut, sampai ke titik 1 kilo meter. Dengan kata lain bukan dari titik nol.

"Kalau yang alternatif satu tadi, kita masuknya ke titik nol. Dimanapun tempatnya, baik dititik nol atau dititik satu, disitulah dibuat persiapan tempat peletakan batu pertama pembangunan tol tersebut," tambahnya.

Sejauh ini Pemerintah Provinsi Riau juga belum bisa memastikan apakah proses seremoni peletakan baru pertama itu memang akan berlangsung pada pertengan Mei, atau mungkin saja bisa diundur.
Sebab itu pemerintah saat ini sedang melakukan persiapan.

"Kepastiannya belum," ujarnya.(ria04)

Post a Comment

Powered by Blogger.