RIAU, PEKANBARU - Meski Seleksi Daerah (Sekda) untuk jabatan devinitif di Pemerintah Provinsi Riau sudah dibuka, namun dipastikan Riau baru punya Sekda devinitif hampir 3 bulan lagi.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Riau
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKP2D) Asrizal
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatiah Daerah (BKP2D) Asrizal mengatakan, bahwa dirinya memastikan bahwa awal Juli 2016, Riau baru akan punya Sekda baru. "Kami usahakan awal Juli baru prosesnya selesai," katanya, saat ditemui Wartawan di ruangan, Senin (11/04/2016).

Asrizal menjelaskan rincian bahwa sesuai hasil rapat yang sudah dilakukan tim Panitia Seleksi, bahwa tangga 11 Aprl 2016 sampai tanggal 29 adalah proses penerimaan pendaftaran calon Sekda Provinsi Riau.

"Secara ketentuan minimal 4 orang. Kalau kurang akan lakukan perpanjangan waktu pendaftaran," sambungnya.

Dihari pertama dibukannya pendaftaran Sekda, memang belum ada yang mengambil formulir. Pendaftaran ini dibuka secara nasional. Dalam ketentuannya, pelamar yang dari luar daerah di Riau bisa memasukkan berkan lewat kantor Pos, untuk dikirimkan ke alamat BKP2D.

Dia menambahkan tangga 2 Mei 2016, Pansel akan mengumumkan hasil seleksi administrasi. Kemudian tanggal 9 Mei samai tanggal 11 akan dilanjutkan dengan seleksi majerial. Pengumuman akan disampaikan pada tanggal 18 Mei.

Selanjutnya tanggal 19 Mei Pansel akan kembali melanjutkan seleksi bidang. Tanggal 27 Mei sudah dikeluarkan pengumuman 3 nama yang selanjutnya akan diberikan ke Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, dan kemudian akan dilimpahkan ke Kementerian Dalam Negeri, untuk dikeluarkan SK-nya untuk satu nama.

"Waktunya selama sebulan, samapai satu nama itu keluar. Makanya kami menargetkan awal Juli Riau sudah punya Sekda baru," sambungnya.

Asrizal mengatakan, pendaftaran itu segaja dibuka secara luas. Pejabat ASN di seluruh Indonesia diperbolehkan untuk berebut posisi itu.

Sejak diberhentikannya Zaini Ismail beberapa waktu lalu, jabatan Sekda Riau digantikan oleh M Yafis, sebagai Pelaksana Tugas (Plt). Rencana assesment Sekda ini dilakukan untuk mencari Sekda devinitif. BKP2D juga langsung memberikan informasi untuk persyarakat calon diposisi tersebut.

Dia menambahkan dengan dibukanya seleksi secara nasional itu, Asrizal menegaskan bahwa seluru PNS di Indonesia berpeluang untuk bisa ikut dalam seleksi assesment calon Sekda di Riau. Terkait masalah ini, pihaknya juga sudah melayangkan surat ke instansi vertikal di pusat dan daerah.

Beberapa persyarakat yang harus penuhi para pencalon diantaranya pangkat pegawai saat ini minimal pembina utama muda, dan pejabat tersebut minimal pernah menjabat sebagai pejabat tinggi pratama, atau eselon dua yang telah menjabat minimal dua kali jabatan, sekurang-kurangnya dua tahun secara kumulatif.(ria04)

Post a Comment

Powered by Blogger.