RIAU, ROKAN HILIR - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, memastikan Institut Pemerintahan Dalam Negri (IPDN) tetap berada di Riau. Sesuai kesepakatan dengan pihak IPDN dan Kemendagri, Kampus IPDN yang berada di Rokan Hilir diambil alih Provinsi Riau. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
"Kita sudah simpulkan, kalau Kemendagri dan IPDN memindahkan kampus yang berada di Rohil, kita sudah sepakat dengan Kabupaten Kota, IPDN Riau diambil alih Provinsi. Dan Provinsi telah menyiapkan lahan dan sudah ditinjau oleh tim, yang berada di daerah kilometer 21 Kulim," ujar Plt Gubri, Jumat (13/5/16). 

Dijelaskan Plt Gubri, Pemprov Riau dalam hal ini tidak membahas lahan yang telah disiapkan oleh Kabupaten Kampar dan Pekanbaru. Karena IPDN tersebut sudah diserahkan ke Provinsi, sehingga tidak ada lagi membicarakan Kampar, Pekanbaru ataupun daerah lainnya. Bahkan lahan yang disiapkan sudah di tinjau oleh tim dari IPDN dan Kemendagri. 

"Yang terpenting tidak keluar dari Riau dan diambil alih Provinsi. Dari kesepakatan dengan pihak Rektor IPDN kalau bisa ada antara. Jadi antara itu, jika gedung yang di Provinsi ini dalam tahap pembangunan, sementara pendidikan di Rohil dulu. Jadi tim nanti akan mempersiapkan dulu antara ini," ungkap Plt Gubri. 

Sementara itu, untuk Kampus IPDN yang sudah berdiri di Rokan Hilir tersebut, direncanakan akan dijadikan sebagai kampus perguruan tinggi. Dan hal tersebut telah disampaikan ke Mendagri. 

"Kalau memang betul-betul terjadi pemindahan, Kampus IPDN, sata sudah membicarakan dengan Mendagri, kalau bisa Kampus itu dijadikan Perguruan tinggi," kata Plt Gubri. 

Sebagaimana diberitakan, Kampus IPDN tercancam bakal dipindahkan dari Provinsi Riau, jika tidak ada kesepakatan dari Pemerintah Provinsi Riau untuk memindahkan Kampus IPDN yang berada di Kabupaten Rokan Hilir, ke daerah lain yang lebih layak sesuai persyaratan dari Kemendagri. 

Selain dipindahkannya Kampus IPDN dari Riau, penerimaan Siswa IPDN untuk tahun 2016 dari kampus Riau juga bakal dibatalkan sebanyak Dan jatah masyrakat Riau yang diterima masuk IPDN sebanyak 22 orang juga bakal dibatalkan. Penegasan tersebut disampaikan oleh Gubernur IPDN Ermaya Suryadinata.(ria05)

Post a Comment

Powered by Blogger.